Saturday, July 19, 2008

Gagal Produk Motor Indonesia

Setelah sekian tahun berkelana di belantara kerasnya jalanan semakin lama saya semakin yakin bahwa telah terjadi kesalahan produk pada motor2 yang memenuhi jalanan kota2 di Indonesia, khususnya dalam hal ini di Surabaya.

Gagal produk tersebut adalah :

Tidak tersedianya fitur REM pada motor2 tersebut
Bayangkan saja ada halangan berupa mobil membelok ke sebuah gang dengan posisi sudah 80 derajat melintang di jalan dan sudah tidak sampai 1 meter dari mulut gang tersebut, sebuah motor dari kejauhan masih saja tidak bisa mengurangi laju kendaraannya sehingga sang pengemudi motor terpaksa menyelip di celah yang tertinggal dan menerobos meneruskan lajunya melewati si mobil.

Bel yang sudah aus tombolnya sehingga sering korslet berbunyi2 tanpa alasan dan tujuan
Nah, kasus yang satu ini sering terjadi dimanapun salah satunya di jalanan macet. Sebuah kondisi yang pastinya semua orang tidak mau mengalami dan pastinya mau cepat2 keluar dari kemacetan itu. Eh, si bel ini sering malah merusuh keadaan dengan berteriak2 sendiri lagak2nya ada yang membuntu jalan dan tidak mau bergerak keluar dari keadaan itu.

Lampu depan atau belakang yang tidak menyala
Semakin sering ini di dapati bahkan di jalanan yang gelap dan kurang penerangan jalan. Apa pengendaranya punya kacamata infrared? Bahkan hal ini sempat di bahas dalam sebuah pembicaraan di sebuah stasiun radio.

Roda yang di desain untuk on the road ternyata bisa di pakai untuk off road melintasi dan memotong jalur hijau.
Ini pasti sudah banyak dilihat kan. Ternyata motor2 jalanan itu di desain jg sebagai motor trail off road.

Gas yang tidak bisa di atur stabil sesuai dengan kondisi jalan karena ternyata ada kecenderungan macet pada satu kecepatan saja yaitu di kisaran 60 km ke atas.
Nah di dukung dengan tidak ada nya rem, bayangkan apa yang terjadi???

Kendaraan beroda 2 ini bisa melompat marah seperti kuda mengangkat kaki depannya, motor ini bisa jg terangkat roda depannya
Ini masih jarang ditemui, tapi jg mulai sering terjadi contohnya di sebuah jalanan yang sedang booming mendirikan bengkel motor. Sebuah jalanan yang sempit dengan lubang galian dan pasir di sepanjang jalan itu. Jalanan yang tergolong sebuah jalan utama dengan begitu padatnya orang berlalu lalang.

Tiba2 saja sebuah motor yang seperti saya kemukakan sebelumnya macet gasnya di kondisi high speed, tanpa rem, tiba2 berubah menjadi kendaraan beroda 1 di tengah2 lalu lalang pengendara lain.

Nah, kalau begini salah produsen yang menipu tentang produknya atau konsumen yang tidak punya pendidikan dan otak serta hati nurani yang memikirkan orang lain sehingga tidak bisa mengoperasikannya???? !!!

No comments: