Friday, May 23, 2008

Kebetulan (again and again)

Tgl 18 kemarin aku ke Jakarta, ada beberapa agenda sih. Selain menemui teman2 seperjuangan di sana, juga sekalian temu kangen ama Imut and family. Jadi ceritanya aku nginap di apt Imut yg kebetulan ikut Hiro bertugas di Jakarta untuk sebulan.

Sampai di Cengkareng, aku di jemput oleh 2 teman sana dan rencananya di antar ke apt Imut dulu meletakkan barang bawaan baru terus lanjut ke gathering. Namun, karena informasi yang kurang jelas dan ketidaktahuan ke 2 temanku dan aku soal letak apt itu maka kami tersasar masuk di Senayan City mall (yang dikemudian hari baru ku ketahui ternyata berada di seberang apt yang kucari... blah)

Di mall ini kami bertiga berputar2 beberapa lama, mencoba menghubungi Imut, juga signal jelek sekali. Tak lama aku bilang ke teman2, sudah kita ke gathering dulu saja. Aku kasihan jg ama mereka ikut bingung putar2. Jadi kami menuju tempat parkir lagi, ketika tiba2 seseorang meneriakkan namaku. Nah loh!!! ini kan Jakarta!!! Ku toleh, ternyata berdiri tak jauh dari aku, sedang mengantri ATM si Maria. Glodak! Dia bengong, aku juga bengong. Dia tanya "Ini di jakarta kan???" Ya ampunnnn....... di saat2 tersasar gini masih sempat2 nya ketemu makhluk satu itu, di Jakarta gitu loh!! Emang jodoh tak lari kemana ? hahahhaha....

Friday, May 16, 2008

Persobarin

Akhirnya setelah 2 tahun vakum, ketua baru Pengda Persobarin di pilih berdasarkan pemilu di musyawarah daerah. Tadi aku dipanggil ikut mencoblos (diangap gitu aja dah istilahnya). Semoga ketua baru bisa tetap menjaga geliat lion dance di negara ini.

It's been a while since aku "ubek ubek" dunia lion dance ini trus menghilang di telan kesibukan pekerjaan. Minggu kemarin bertemu mereka2, update brita, update gossip, ternyata kangen juga walau sekarang dengan pindahnya kakak sepupuku dari Surabaya, maka di sini cuman ada 1 nona, yaitu aku. hehehe. Jadi malu.

Cia you!!!

Heran

Cuman satu kata teman : heran
Heran dengan semua yang kau perbuat
Heran dengan kau yang tidak memandang kami
Heran.....
Itu saja,
Heran ... kenapa pula kau buat kami bingung
Kenapa pula kau repot2 mengajak kami pusing tujuh keliling?

Hanya untuk ini??
Yah ... sudahlah ... terimakasih telah mengabaikan kami